Sekarang saatnya buat posting tentang pendidikan di Indonesia. Saat ini kakak-kakak yang SMA udah selesei UN yang sederajat sama aku juga udah juga dan buat adik--adik kelas juga udah selesei pula. Apa mereka semua itu udah pada happy karena udah UN? Jawabannya "ADA" sama "NGGA ADA". Kenapa aku bisa bilang gitu, soalnya mereka yang pada udah happy tinggal nunggu nilainya keluar atau biasa disebut NEM. Mereka yakin NEMnya bagus. Iyalah dapet bocoran. Nah kayak gini nih pendidikan Indonesia.
Sekarang kita coba berpikir kritis deh. Kita ngelakuin UN dan UN yang paling dominan dengan kelulusan kita. Apa itu fair buat kita ? Kalo menurutku ngga fair, karena usaha kita selama 3 tahun cuma ditempuh dengan 4 hari ujian. Dan UN itu selalu mengalami "KEBOCORAN SOAL". Mereka yang dapet bocoran bisa dapet hasil max tanpa harus belajar tapi yang ga dapet bocoran? mereka kerja keras banget dan biasanya hasil yang didapet ngga sesuai dengan harapan mereka.
Seorang pengamat pendidikan yang pernah mengisi acara di sebuah TV swasta juga mengatakan hal yang sama. Dan saya sangat setuju dengan bapak tersebut. Meskipun saya baru anak 15 tahun tapi kalo diperbolehkan saya hanya ingin memberikan saran. Dan saran saya yaitu "Mengapa Indonesia tidak melakukan sistem seperti di AS?" Kedengarannya memang konyol saran saya, tapi saya yakin anak bangsa bisa melakukan sistem seperti ini.
Di AS tidak ada yg namanya UN untuk persyaratan kelulusan. Akan tetapi mereka mengharuskan para peserta didik untuk menciptakan produk kemudian mereka harus mempresentasikan produk yang mereka ciptakan, dan tidak ada tes tulis sebagai persyaratan kelulusan. Dan Indonesia juga bisa kan kalo harus melakukan seperti itu, karena saya yakin anak bangsa banyak yang memiliki bakat. Hanya saja terkadang tidak ada yang mau mengembangkan bakat mereka. Meskipun Indonesia masih tergolong negara berkembang tapi apa salahnya untuk meniru negara maju dalam sistem pendidikan. Indonesia tergolong negara berkembang bukan karena SDM yang msih bodoh atau apalah. Indonesia memiliki banyak SDM berkualitas kok tapi masih kurang mampu mengolah para SDM ini. Tapi liat saja kalo Indonesia sudah ampu mengolah SDMnya , Indonesia bakal semaju AS. Lha wong kita juga punya SDA yang cukup kok.
CAIYYO YA BUAT INDONESIA!!!!!
#kalo ada salah kata-kata dalam posting dan dapat menyinggung pihak yang bersangkutan mohon maaf, karena saya tidak bermaksud untuk menyinggung siapapun disini. Terimakasi ^^
Sekarang kita coba berpikir kritis deh. Kita ngelakuin UN dan UN yang paling dominan dengan kelulusan kita. Apa itu fair buat kita ? Kalo menurutku ngga fair, karena usaha kita selama 3 tahun cuma ditempuh dengan 4 hari ujian. Dan UN itu selalu mengalami "KEBOCORAN SOAL". Mereka yang dapet bocoran bisa dapet hasil max tanpa harus belajar tapi yang ga dapet bocoran? mereka kerja keras banget dan biasanya hasil yang didapet ngga sesuai dengan harapan mereka.
Seorang pengamat pendidikan yang pernah mengisi acara di sebuah TV swasta juga mengatakan hal yang sama. Dan saya sangat setuju dengan bapak tersebut. Meskipun saya baru anak 15 tahun tapi kalo diperbolehkan saya hanya ingin memberikan saran. Dan saran saya yaitu "Mengapa Indonesia tidak melakukan sistem seperti di AS?" Kedengarannya memang konyol saran saya, tapi saya yakin anak bangsa bisa melakukan sistem seperti ini.
Di AS tidak ada yg namanya UN untuk persyaratan kelulusan. Akan tetapi mereka mengharuskan para peserta didik untuk menciptakan produk kemudian mereka harus mempresentasikan produk yang mereka ciptakan, dan tidak ada tes tulis sebagai persyaratan kelulusan. Dan Indonesia juga bisa kan kalo harus melakukan seperti itu, karena saya yakin anak bangsa banyak yang memiliki bakat. Hanya saja terkadang tidak ada yang mau mengembangkan bakat mereka. Meskipun Indonesia masih tergolong negara berkembang tapi apa salahnya untuk meniru negara maju dalam sistem pendidikan. Indonesia tergolong negara berkembang bukan karena SDM yang msih bodoh atau apalah. Indonesia memiliki banyak SDM berkualitas kok tapi masih kurang mampu mengolah para SDM ini. Tapi liat saja kalo Indonesia sudah ampu mengolah SDMnya , Indonesia bakal semaju AS. Lha wong kita juga punya SDA yang cukup kok.
CAIYYO YA BUAT INDONESIA!!!!!
#kalo ada salah kata-kata dalam posting dan dapat menyinggung pihak yang bersangkutan mohon maaf, karena saya tidak bermaksud untuk menyinggung siapapun disini. Terimakasi ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar